Currently Viewing

Niat Sriwijaya Air bersaing dengan Garuda pada layanan premium diyakini bakal kesampaian pada April 2012. Rencana naik kelas layanan tersebut bersamaan dengan proyeksi maskapai maskapai ini mengganti seluruh pesawat Boeing 737-200 dengan Boeing 737-500.

“Setelah Boeing 737-200 di-phase out (disingkirkan) semua, Sriwijaya akan masuk ke layanan premium. perekonomian nasional yang terus berkembang membuat pasar di layanan premium juga meningkat,” kata Direktur Niaga Sriwijaya, Toto Nursatyo .

Dijelaskannya, korporat bakal menyingkirkan sebanyak 12 unit pesawat Boeing 737-200 yang telah dianggap tua dan menggantikannya dengan Boeing 737-500. Kedua jenis pesawat tersebut memiliki kapasitas sama yaitu 110 kursi.

Sriwijaya membutuhkan pesawat dengan kapasitas tersebut karena bisa menghubungkan antarkota di seluruh Indonesia. Runway bandara tidak perlu panjang seperti sebagian besar runway bandara di Indonesia.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya juga sedang mempersiapkan harga yang cocok dengan layanan baru Sriwijaya. “Nantinya akan ada dua kelas yaitu bisnis dan ekonomi,” jelasnya.

Dalam layanan penerbangan di Indonesia dikenal tiga layanan, pertama layanan premium yaitu penumpang diberi layanan makanan besar serta minuman yang bisa dipilih, pada layanan medium penumpang hanya mendapat kue dan air minum mineral, sementara kelas terendah yaitu low cost carrier penumpang tidak mendapatkan makanan dan biasanya mendapat kursi yang lebih sempit dari kelas lainnya.

Untuk memperkuat layanan, Sriwijaya tahun depan juga akan mendatangkan pesawat Embraer dan Boeing 737-800 NG. Embraer akan datang secara bertahap mulai Agustus 2012, sedangkan Boeing 737-800 NG akhir tahun 2012 diproyeksikan datang dua unit.





Copyright © 2011 BandaraOnline.com. All rights reserved. Design by Bandara Online. Powered by : Wordpress
Contact | Sitemap | Privacy