Categories
Kecelakaan Pesawat Maskapai Penerbangan Pesawat Terbang

Pesawat Qantas Mendarat Darurat

Pesawat milik maskapai penerbangan Australia, Qantas kembali bermasalah. Pesawat Airbus A330-200 itu terpaksa melakukan pendaratan darurat dikarenakan adanya kobaran api di kokpit.

Pesawat tersebut tengah dalam perjalanan dari Manila, Filipina menuju Sydney, Australia pada Rabu, 23 Maret sore waktu setempat ketika gangguan listrik menimbulkan asap dan kebakaran kecil dekat kaca depan sebelah kiri kokpit.

Pilot kemudian menggunakan alat pemadam kebakaran untuk menjinakkan kobaran api. Pesawat pun dialihkan ke Cairns, Queensland.

Pesawat Qantas Mendarat Darurat Akibat Kebakaran di Kokpit
Pesawat Qantas Mendarat Darurat Akibat Kebakaran di Kokpit

Dalam pernyataannya, maskapai Qantas menyatakan insiden itu tidak menimbulkan dampak serius bagi seluruh penumpang. Tidak ada efek sakit ataupun luka-luka yang dialami 147 penumpang atau 11 kru, dan semua penumpang ditempatkan di penerbangan domestik lainnya guna menyelesaikan perjalanan mereka ke Sydney.

Namun seorang penumpang mengatakan pada media The Sydney Morning Herald bahwa insiden itu sangat menakutkan. Ada bau terbakar di kabin yang sangat kuat, dan kemudian kapten bicara di mikrofon dan menjelaskan adanya masalah listrik yang berarti ada risiko serius kebakaran. Kemudian dia menjelaskan bahwa api kembali berkobar dan mereka harus menggunakan alat pemadam kebakaran di kokpit.

Qantas telah mengalami beberapa insiden dalam beberapa bulan terakhir. Pada November 2010 lalu, salah satu mesin pesawat superjumbo Airbus A380 milik Qantas meledak saat melintas di Batam. Pesawat pun terpaksa mendarat darurat di Changi, Singapura.

Kemudian pada Januari lalu, penerbangan Qantas bertujuan New York, AS terpaksa mendarat darurat di Fiji setelah pesawat Boeing 747 mengalami masalah dengan katup bahan bakar di salah satu mesinnya. Setelah itu, pesawat Boeing 747 lainnya mengalami masalah mesin tak lama setelah lepas landas dari Bangkok, Thailand. Akibatnya, pesawat terpaksa kembali ke Bangkok.

Sumber : Detik

Categories
Kecelakaan Pesawat Maskapai Penerbangan Pesawat Terbang

Airbus A380 Qantas Gangguan Mesin

Pesawat Airbus A380 milik maskapai penerbangan Qantas kembali mengalami masalah mesin. Saat terbang dari Singapura menuju London, pilot terpaksa harus menerbangkan pesawat dengan tiga mesin karena satu mesin lainnya rusak.

Dilansir The Australian, Rabu (3/2/2011), pesawat tersebut mengalami kebocoran oli sehingga salah satu mesin harus dimatikan. Ini adalah masalah kebocoran oli yang kedua kalinya dalam waktu dua pekan pada pesawat A380.

Pesawat Airbus Qantas
Pesawat Airbus Qantas

Seorang sumber menyebutkan, kebocoran ini terjadi karena desain mesin Rolls-Royce Trent 900 di pesawat yang berpotensi mengalami gangguan jika terjadi guncangan. Masalah yang serupa sempat terjadi pada penerbangan Qantas di Ashgabat, Turkmenistan, pada 24 Februari lalu. Saat penerbangan Qantas A380 di New Delhi, India, juga terjadi hal yang sama.

Qantas berkilah masalah ini tidak mengganggu keselamatan penerbangan dan tidak ada hubungannya dengan proses manufaktur yang membuat mesin pesawat meledak pada November 2010.

Insiden ini masih diselidiki oleh ATSB (Australian Transport Safety Bureau). Sementara pihak Rolls-Royce masih bernegosiasi soal kompensasi apa yang diberikan setelah terjadi kerusakan mesin tahun lalu.

Pada November tahun lalu, pesawat A380 bertujuan Sydney mengalami ledakan pada salah satu mesinnya. Pilot pun memutuskan mendarat darurat di Bandara Changi, Singapura, setelah sebelumnya sempat berputar-putar di atas wilayah Batam untuk membuang bahan bakar yang masih penuh. Serpihan-serpihan akibat ledakan ditemukan warga di wilayah Batam Center.

Pesawat berhasil tiba dengan selamat tanpa adanya korban luka. Namun drama itu telah menimbulkan pertanyaan akan keselamatan pesawat bertingkat A380 yang baru tiga tahun beroperasi itu.

Categories
Kecelakaan Pesawat Maskapai Penerbangan

Kronologi Pendaratan Bermasalah Express Air

Pesawat Express Air bernomor penerbangan SN 801 mendarat dengan keras di Bandara Soekarno-Hatta. Pesawat tersebut mengalami masalah dengan sistem hidrolik pada rodanya.

Manajer Humas PT Angkasa Pura II, I Ketut Ferry Utama, kepada detikcom pada Minggu (20/2/2011) menuturkan kejadian tersebut. Menurut dia Express Air SN 801 adalah pesawat jurusan Jayapura-Jakarta via Makassar. Berikut kronologi :

Kronologi Pendaratan Express Air
Kronologi Pendaratan Express Air

16.05 WIB: Pesawat mendarat di Cengkareng. Roda pesawat bisa keluar dengan normal untuk pendaratan. Menurut Ferry, pendaratan pun normal-normal saja.

16.10 WIB: Pesawat sampai di taxiway, namun kemudian pesawat tidak bisa bergerak. “Tapi begitu berhenti di taxi way, pesawatnya nggak bisa bergerak,” kata Ferry.

16.30 WIB: Pesawat lantas ditarik ke apron B-44 dengan mobil penarik, towing car.

17.00 WIB: Penumpang sudah diturunkan dari pesawat.

Sumber : detik.com