Categories
Bandar Udara Kecelakaan Pesawat

Bandara Sultan Hasanuddin Simulasi Penanggulangan Gawat Darurat

Untuk mengantisipasi keadaan darurat di Bandara Internasional Hasanuddin, pihak Angkasa Pura I menggelar latihan penanggulangan gawat darurat di terminal lama Bandara Hasanuddin, Senin (24/10/2011).

Latihan penanggulangan gawat darurat ini digelar dua tahun sekali. Dimana dua tahun lalu digelar di landasan pacu (runway) 31, tahun ini digelar di runway 13.

simulasi penanggulangan gawat darurat
simulasi penanggulangan gawat darurat

Kegiatan bertema Dengan Semangat Dirgantara Raharja ke-64 Kita Tingkatkan Keselamatan Keamanan dan Kenyamanan Penerbangan di Bandara.

Sebuah pesawat Boeing 727-900 milik maskapai penerbangan Bangau Air dengan nomor penerbangan 756 Singapura-Makassar, melakukan simulasi “Pendaratan Darurat” dan terbakar di bandara lama Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Pesawat yang membawa 124 penumpang dari Singapura menuju Makassar itu terpaksa mendarat darurat di sisi sebelah kanan landasan pacu 13 bandara lama diakibatkan salah satu mesin mengalami kerusakan status satu, sehingga ketika pendaratan ekor pesawat terbakar dan bagian depan pesawat patah, termasuk terjadi beberapa ledakan.

Peristiwa ini hanya merupakan simulasi kecelakaan pesawat dengan sigap, sejumlah petugas dari tim penyelamat, kepolisian, petugas bandara, pemadam kebakaran dan ambulas bergegas melakukan penyelamatan.

Categories
Maskapai Penerbangan

Avtur Datang, Penerbangan Merpati Normal Kembali

PT Pertamina (Persero) akhirnya kembali memasok avtur ke Merpati Nusantara di dua bandara, yakni Juanda Surabaya dan Hasanudin Makasar. Pertamina yang sempat menghentikan pasokan karena tunggakan utang, bersedia memasok avtur lagi setelah Merpati berjanji akan melunasi utang.

“Mulai siang tadi Pertamina kembali memasok avtur ke Merpati Nusantara di dua bandara (Juanda Surabaya dan Hasanudin Makasar) yang sebelumnya dihentikan, karena tercapai kesepakatan mengenai pembayaran utang,” ujar VP Corp Communication Pertamina, Mochamad Harun, Senin (17/10).

Penerbangan Merpati di Bandara Juanda dan Soekarno Hatta Normal
Penerbangan Merpati di Bandara Juanda dan Soekarno Hatta Normal

Menurutnya, untuk utang session I sebesar Rp 212 miliar (diluar denda dan bunga) akan dibayarkan Merpati dalam jangka waktu paling lama 7 tahun. sedangkan utang session II sebesar Rp 44 miliar dan USD 700 ribu akan dibayarkan dalam jangka waktu paling lama 2 tahun.

Harun juga mengatakan, utang saat ini atau current outstanding sebesar Rp 8,2 miliar dan USD 121 ribu akan dibayarkan paling lambat pada Jumat (21/10) depan. “Untuk permintaan avtur berikutnya akan dilakukan secara cash basis, dibayar langsung setelah avtur diterima,” terang Harun.

Seperti diketahui, Pertamina harus menghentikan suplai avtur ke Merpati sejak Sabtu (15/10) pekan lalu. Penghentian pasokan itu karena pihak Merpati tidak mematuhi komitmennya untuk mencicil utang avturnya tersebut ke Pertamina sesua kesepakatan yang diteken dua perusahaan plat merah itu.

Categories
Bandar Udara Kecelakaan Pesawat Maskapai Penerbangan

Warga Tertabrak Pesawat di Bandara Hasanuddin

Seorang pria tersambar baling-baling pesawat pesawat SMAC (Sabang Marauke Air Cater) jenis PK-ZAV tujuan Makassar-Selayar. Pria naas itu tewas dengan kondisi menggenaskan. Pria yang mengenakan kemeja garis-garis warna merah marun dan hitam serta celana panjang hitam ini tewas dengan luka parah di bagian kepala dan wajah.

Identitas pria yang tewas gara-gara tersambar baling-baling pesawat SMAC (Sabang Marauke Air Cater) jenis PK-ZAV di Bandara Hasanuddin, Makassar, diketahui bernama Zainuddin (28). Jenazah kini disemayamkan di RS Bhayangkara.

Warga Tertabrak Pesawat di Bandara Hasanuddin
Warga Tertabrak Pesawat di Bandara Hasanuddin

Anggota Polsek Bandara Hasanuddin, Bripka Arsyad mengatakan Zainuddin tersambar baling-baling di Bandara Hasanuddin, Makassar, Sabtu (15/10/2011) pukul 06.30 WIB. Jasad Zainuddin lalu dibawa ke RS Bhayangkara pukul 09.00 WIB. Belum diketahui asal muasal Zainuddin bisa tersambar pesawat itu.

Categories
Maskapai Penerbangan

Pertamina Stop Avtur Merpati Nusantara Airlines

Maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines memiliki utang pembelian avtur atau bahan bakar pesawat sebesar lebih dari Rp 270 miliar pada Pertamina. Karena tak kunjung melakukan pembayaran, Pertamina memutuskan untuk menghentikan pasokan avtur. Akibatnya, Merpati terancam tidak dapat terbang.

“Penghentian pasokan ini adalah upaya kami supaya Merpati aware. Kami sudah memberi kesempatan kepada Merpati untuk membayar utangnya sejak tahun 2010. Kami bahkan menawarkan pembayaran secara bertahap supaya utangnya tidak terus menumpuk, tapi kami tidak melihat itikad baik dari Merpati,” tutur Vice Presiden Komunikasi Pertamina M Harun.  Dikatakan, pasokan avtur hanya dihentikan di Makassar dan Surabaya.

Merpati Nusantara Airlines Hutang Petamina Rp. 270 Milyar
Merpati Nusantara Airlines Hutang Petamina Rp. 270 Milyar

Ia menyatakan, Pertamina tidak ingin inefisiensi di Merpati berimbas pada Pertamina. “Mereka kan juga punya pendapatan dan untung dari penjualan tiket. Jadi, sebenarnya bisa lakukan pencicilan asal ada itikad baik. Jangan inefisiensi di Merpati ditransfer ke Pertamina. Kami juga punya target-target yang harus dipenuhi,” kata dia.

Akibat dihentikannya pasokan Avtur tersebut, penerbangan maskapai Merpati Nusantara Airlines terancam lumpuh total. Juru bicara Merpati, Sukandi, mengakui pasokan BBM ke Merpati dihentikan sejak pukul 24.00 waktu setempat di sejumlah pos layanan BBM Pertamina untuk aviasi, yaitu di Bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng), Bandara Juanda (Surabaya), dan Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar).

Categories
Bandar Udara Maskapai Penerbangan

Makassar Sebagai Hub Garuda Wilayah Timur

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan, mulai Selasa (31/5) meresmikan ‘Pusat Distribusi’ (hub) untuk wilayah Indonesia Timur ditetapkan di Kota Makassar. “Penetapan ini merupakan bagian dari program pengembangan jaringan (network) dan rute penerbangan Garuda khususnya di wilayah timur Indonesia,” kata Kepala Komunikasi Perusahaan Garuda, Pujobroto saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Selain itu, keputusan ini termasuk dukungan terhadap program percepatan ekonomi nasional yang dicanangkan oleh pemerintah melalui ‘Konsep Pembangunan Enam Koridor Ekonomi Nasional’,” Pujobroto mengatakan, dengan penetapan Makassar sebagai “hub” untuk wilayah Indonesia Timur, maka selanjutnya dari Makassar, Garuda akan melayani penerbangan ke tiga belas kota tujuan di domestik dan internasional yaitu Ambon, Balikpapan, Biak, Denpasar, Jakarta, Jayapura, Palu, Surabaya, Gorontalo, Manado, Ternate, Timika dan Singapura.

Makassar sebagai HUB Garuda Wilaya Timur
Makassar sebagai HUB Garuda Wilaya Timur

Peresmian Makassar sebagai hub tersebut dilaksanakan di Makassar secara bersama – sama oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bhakti, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar dalam kesempatan acara makan malam bersama di Gubernuran Sulawesi Selatan pada Selasa Malam (31/05).

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Emirsyah Satar, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa sesuai dengan perkembangan pasar dan peningkatan ekonomi di berbagai kawasan, maka Garuda senantiasa terus mengembangkan jaringan penerbangannya bagi peningkatan pelayanan kepada para pengguna jasa.

Selain itu, peresmian Makassar sebagai hub ketiga Garuda setelah Jakarta dan Denpasar juga dimaksudkan untuk mendukung program pemerintah yaitu “Master Plan Percepatan Dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011 – 2025, khususnya Koridor Ekonomi Sulawesi yang dicanangkan sebagai Pusat Produksi dan Pengolahan Hasil Pertanian, perkebunan, Perikanan, dan pertambangan Nikel nasional.

Menurut Emirsyah, dengan demikian saat ini adalah saat yang tepat untuk mengembangkan Makassar. Untuk menunjang pengembangan Makassar sebagai kota bisnis di masa mendatang, tambahnya, Garuda juga membuka rute penerbangan dari Makassar ke beberapa kota bisnis lainnya seperti Singapura dan Balikpapan. Ke depan Garuda juga akan membuka Medan sebagai hub untuk kawasan Sumatera dan sekitarnya.

Categories
Bandar Udara

Profil Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makasar

Bandar Udara Hasanuddin pada tahun 1935 dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda dengan nama Lapangan Terbang Kadieng, yang terletak sekitar 22 kilometer disebelah utara kota Makassar dengan konstruksi lapangan terbang rumput. Lapangan terbang dengan landasan rumput yang berukuran 1,600 m x 45 m (Runway 08-26) diresmikan pada tanggal 27 September 1937, ditandai dengan adanya penerbangan komersial yang menghubungkan Surabaya – Makassar, dengan Pesawat jenis Douglas D2/F6 oleh perusahaan KNILM (Koningklijke Netherland Indische Luchtvaan Maatschappij).

Profil Bandara Sultan Hasanuddin Makasar
Profil Bandara Sultan Hasanuddin Makasar

Pada tahun 1942 oleh pemerintah pendudukan Jepang, landasan tersebut ditingkatkan dengan konstruksi beton berukuran 1,600 m x 45 m yang sekarang menjadi Lapangan Terbang ini diubah namanya menjadi Lapangan Terbang MANDAI. Tahun 1945 pemerintah SEKUTU (Hindia Belanda) membangun landasan baru dengan konstruksi onderlaag (Runway 13-31)berukuran 1745 m x 45 m ,yang mengerahkan 4000 orang ex tentara Romusha.

Denah Rute Penerbangan Bandara Hasanuddin

Fasilitas Bandara Hasanuddin

1. Kode IATA / Kode ICAO : UPG / WAAA
2. Nama Bandara : HASANUDDIN
3. Alamat : Jl. Bandar Udara Hasanuddin – Mandai, Makassar – 90552
Telepon : +62 (411) 550123, 553082, 553083
Fax : +62 (411) 553183
Kabupaten / Kota – Propinsi : Makassar – Sulawesi Selatan
4. Kelas : Kelas IA
5. Pengelola : PT. Angkasa Pura I
6. Layanan Rute :
7. Jenis Pesawat Udara Terbesar : Boeing-739 / Airbus-300
8. Lokasi (Koordinat ARP) : 05° 03′ 30,88″ LS (S) / 119° 32′ 46,58″ BT (E)
9. Elevasi : 14,33 m di atas permukaan laut (MSL) / 47,00 ft
10. Jam Operasi : 14 jam (07:00 – 21:00 WITA)
11. Jarak dari Kota : 22 Km (dari kota Makassar)
12. Transportasi ke Bandara : Taxi Bandara, Shuttle Bus Bandara
13. Fasilitas Sisi Udara
Landasan (Runway)
– Dimensi : 2.500 m x 45 m
– Azimuth : 13-31
– PCN : 63 FCXU
Landas Hubung (Taxiway) : 87
Landas Parkir (Apron) : 79
Kapasitas Apron : B-739/B-734, A-300, CN-212/MD-82/F-27/CN-235
14. Fasilitas Sisi Darat
Gedung :
Terminal : 61.815 m2
– Internasional : 8.770 m2
– Domestik : 53.045 m2
Hanggar : Tidak Tersedia
Kargo : 1.728 m2
Operasional : N/A
Administrasi : N/A
15 Fasilitas Penunjang Lain : Gedung EMPU, Gedung VIP
16 Pelayanan Umum : Bank, Telepon umum, Kafetaria, Pos

Maskapai Penerbangan / Airline yang beroperasi di Bandara Hasanuddin

DOMESTIK

  1. Garuda Indonesia
  2. Merpati_Nusantara
  3. Lion Air
  4. Batavia Air
  5. Sriwijaya Airlines
  6. Express Air
  7. Wings Air
  8. Sabang Merauke Air Transport
  9. Citylink Garuda
  10. AIRFAST
  11. Indonesia Air Transport

INTERNASIONAL

  1. Air Asia
Categories
Bandar Udara

Angkasa Pura Sebagai Pengelola Bandara

Pengelolaan bandara di Indonesia selain ditangani Departemen Perhubungan, Pemerintah juga menyerahkan sebagian bandara untuk di kelola PT  Angkasa Pura (Persero).  PT. Angkasa Pura (Persero) adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara di bawah Departemen Perhubungan yang bergerak di bidang pengelolaan dan pegusahaan bandar udara di Indonesia. Perusahaan ini dibagi menjadi dua bagian:

Angkasa Pura Pengelola Bandara
Angkasa Pura Pengelola Bandara

PT. (Persero) Angkasa Pura I menitik beratkan bandar udara di wilayah timur Indonesia.

  1. Bandara Ngurah Rai Bali
  2. Bandara Juanda Surabaya
  3. Bandara Sepinggan Balikpapan
  4. Bandara Hasanuddin Makassar
  5. Bandara Sam Ratulangi Manado
  6. Bandara Adisumarmo Surakarta
  7. Bandara Frans Kaisiepo Biak
  8. Bandara Selaparang Mataram
  9. Bandara Pattimura Ambon
  10. Bandara Ahmad Yani Semarang
  11. Bandara Adisutjipto Yogyakarta
  12. Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin
  13. Bandara El-Tari Kupang
  14. Bandara Makassar Air Traffic Service Center (MATSC)
  15. Bandara SBU Warehousing Sepinggan Balikpapan
  16. Bandara SBU Warehousing Sultan Hasanuddin Makassar

PT. (Persero) Angkasa Pura II menitik beratkan bandar udara di wilayah barat Indonesia.

  1. Bandara Soekarno-Hatta Tangerang
  2. Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta
  3. Bandara Polonia Medan
  4. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang
  5. Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekan Baru
  6. Bandara Minangkabau Padang
  7. Bandara Husein Sastranegara Bandung
  8. Bandara Supadio Pontianak
  9. Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh
  10. Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang
  11. Bandara Depati Amir Pangkal Pinang
  12. Bandara Sultan Thaha Jambi