Categories
Maskapai Penerbangan

Lion Air Tandatangani Kontrak Pembelian 230 Pesawat Boeing

Singapore Air Show 2012 merupakan moment yang berarti bagi Maskapai Penerbangan Lion Air.  Tepatnya, di Bandara Changi Singapura telah dilangsungkan penandatangan kontrak pengadaan 230 unit pesawat tipe 737. Penandatanganan kontrak tersebut sebagai kelanjutan penandatanganan Nota Kesepahaman tertanggal 18 November 2011 di Bali antara Lion Air dengan Boeing Company.

Lion Air Tandatangani Kontrak Pembelian 230 Pesawat Boeing
Lion Air Tandatangani Kontrak Pembelian 230 Pesawat Boeing

Penandatangan kontrak pengadaan dilakukan oleh Rusdi Kirana selaku Direktur Utama Lion Air dengan Dr. Dinesh A. Keskar selaku Vice President Sales, Asia-Pacific and India, dalam hal ini mewakili Boeing Company. Penandatanganan tersebut juga disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti S. Gumay.

Pesawat yang dibeli, terdiri dari 29 unit pesawat tipe 737-900ER dan 201 unit pesawat tipe 737 MAX yang merupakan tipe terbaru dari pesawat 737 series. Pesawat 737 MAX merupakan pengembangan dari 737 series, baik dari segi teknologi pesawat maupun dari segi efisiensi biaya operasionalnya. Pesawat 737 MAX dibangun dan dibuat berdasarkan kekuatan atau keberhasilan pemasaran pesawat 737 Next Generation.

Pesawat tersebut dibuat berdasarkan penggabungan teknologi terbaru dibidang penerbangan yang disertai dengan perbaikan lain untuk memberikan tingkat efisiensi yang maksimal untuk semua level, kehandalan, kenyamanan dan daya tarik untuk penumpang.

Sebanyak 29 unit pesawat tipe 737-900ER merupakan penambahan dari 178 unit pesawat, yang telah dipesan dan saat ini telah dioperasikan sebanyak 57 unit pesawat dan hingga akhir tahun 2012 akan berjumlah 79 unit pesawat. Dengan demikian, hingga akhir tahun ini Lion Air akan mengoperasikan 89 unit pesawat Boeing 737-900ER. Sementara itu, pesawat Boeing 737 MAX akan mulai diterima dan dioperasikan oleh Lion Air pada tahun 2017.

Categories
Pesawat Terbang

Pesawat Terbang Boeing 737-900ER

Beberapa bulan kemarin dunia penerbangan dipenuhi dengan berita dioperasikannya pesawat Boeing 737-900ER oleh Maskapai Penerbangan Lion Air. Boeing 737-900ER adalah varian terbaru dari pesawat Boeing 737. Pesawat yang pertama kali di dunia digunakan Lion Air ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan 737-900 yang telah diproduksi sebelumnya.

Boeing 737-900ER ini adalah pesawat kategori short-to-medium range twinjet atau pesawat jet mesin ganda dengan jarak tempuh dekat hingga sedang yang diperkenalkan pertama kali pada tanggal 18 Juli 2005 oleh Boeing yang ketika itu telah berlogo Lion Air dan Boeing.

Pesawat Terbang Boeing 737-900er
Pesawat Terbang Boeing 737-900er

Dimensi pesawat ini identik dengan tipe 737-900 tetapi dengan sedikit perbedaan di struktur badannya sehingga membuat 737-900ER dapat membawa penumpang lebih banyak dan dapat terbang lebih jauh dibanding pendahulunya. Pesawat ini bisa membawa 215 penumpang sedangkan 737-900 yang hanya sekitar 189 penumpang atau lebih banyak 26 penumpang.

Kokpit pesawat Boeing 737-900 ER (Extended Range) telah dilengkapi dengan Head Up Display (HUD). Peralatan ini biasanya dipakai pada pesawat militer atau pesawat tempur. Fungsinya adalah untuk mempermudah pilot dalam menentukan kemiringan pesawat baik secara vertikal maupun horisontal. Pesawat ini menggunakan layar LCD yang terpadu dalam bentuk glass cockpit. Sistem glass cockpit ini dipercaya akan menjadi trend bagi pesawat-pesawat baru.

Pesawat keluaran anyar Boeing ini juga lebih hemat bahan bakar dan mempunyai jarak tempuh yang lebih jauh dari generasi sebelumnya. Pesawat ini mengkonsumsi avtur 20-30 persen lebih hemat dibandingkan pesawat lainnya dengan kapasitas penumpang yang sama.

Boeing 737-900ER bisa sekali terbang bisa menempuh jarak yang lebih jauh sepanjang 3.200 nautical miles atau 5.900 kilometer. Pesawat ini juga lebih ringan sekitar 10.000 pounds atau 4.536 kilogram dari pesawat sekelas dari pesaing Airbus 321.