SK IPL Bandara Kulonprogo Yogyakarta

Pada hari Selasa tanggal 31 Maret 2015 merupakan babak baru pembangunan bandara baru Yogyakarta atau Bandara Kulonprogo yaitu diterbitkannya Izin Penetapan Lokasi (IPL) bandara di Kulonprogo oleh Gubernur DIY. Izin Penetapan Lokasi (IPL) bandara Kulonprogo telah ditetapkan melalui Keputusan Gubenur No.68/KEP/2015 tanggal 31 Maret 2015. Pada intinya Keputusan Gubenur No.68/KEP/2015 tentang penetapan lokasi pembangunan untuk pengembangan bandara baru di DIY

Izin Penetapan Lokasi Bandara Kulonprogo Akhirnya Turun

Izin Penetapan Lokasi (IPL) bandara pengganti bandara Adisutjipto di Kulonprogo dari Kementerian Perhubungan akhirnya turun. Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Izin Penunjukan Lokasi (IPL) untuk Bandara Kulonprogo menyusul sudah lengkapnya berkas-berkas yang sebelumnya diminta untuk diserahkan oleh PT Angkasa Pura I.

Kepala Pusat Komunikasi Publik, Kementerian Perhubungan Bambang S, Ervan menyebutkan, penerbitan Izin Penunjukan Lokas (IPL) dikeluarkan pada 11 November 2013 dengan No. 1164/2013 tentang Penunjukan Lokasi Bandara Kulonprogo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kecamatan Temon Tempat Bandara Kulonprogo

Master plan Angkasa Pura dan GVK dalam pembangunan Bandara Jogja yang baru mengarah di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo. Pengajuan IPL masih banyak yang harus dilalui Angkasa Pura. Misalnya studi kelayakan operasional, studi kelayakan teknis dan lainnya. Barulah Kementerian Perhubungan mengeluarkan IPL.

Rekomendasi lokasi calon bandara internasional pengganti Bandara Adisutjipto tengah disiapkan Pemkab Kulonprogo. Rekomendasi tersebut dibutuhkan Angkasa Pura I untuk melengkapi syarat pengajuan Izin Penetapan Lokasi (IPL) dari Kementerian Perhubungan. Dalam rekomendasi itu yang diperlukan tidak hanya dari bupati saja, tapi juga gubernur.