Bandara Juwata Tarakan Akan Dikelola Angkasa Pura II

Dewan komisioner PT Angkasa Pura II telah menyatakan akan menjadikan Bandara Juwata Tarakan sebagai rekrutan ke-14 bandara yang mereka kelola. Wacana pengalihan pengelolaan Bandara Juwata Tarakan juga diperkuat dengan diutarakan Kementerian Perhubungan kepada PT Angkasa Pura II (Persero). Sebagai tindak lanjut prosedur singkat pengelolaannya adalah Gubernur Kaltara menyatakan langsung ke Kementerian Perhubungan agar bandara kelas 1 khusus ini dikelola oleh PT Angkasa Pura II.

Airport City – Masa Depan Industri Pengelola Jasa Kebandarudaraan

Pada periode tahun 1950-1970, fungsi bandara hanya sebagai fasilisator penerbangan yang melayani jasa air traffic operations dengan menyediakan infrastruktur dan fasilitas untuk penerbangan. Pada perkembangan periode 1970-1990 bandara telah mengembangkan operasinya menjadi penyedia layanan penuh bagi masyarakat pengguna jasa penerbangan dengan menyediakan berbagai layanan publik termasuk restoran dan tempat belanja.

Mulai tahun 1990-an model bisnis bandara telah bertransformasi dengan menerapkan konsep “airport city” yang memberikan berbagai macam pelayanan yang tidak hanya terbatas untuk penerbangan namun juga memberikan pelayanan non-aeronautika. Bandara sudah berkembang menjadi pusat kegiatan bisnis.

Bandara Internasional Wajib Terapkan Eco-Airport

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginstruksikan seluruh pengelola bandara internasional, baik PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, maupun Kepala Bandara Unit Pelaksana Teknis (UPT), untuk segera mengimplementasikan konsep bandara ramah lingkungan (ecological airport/eco-airport).

Angkasa Pura Sebagai Pengelola Bandara

Pengelolaan bandara di Indonesia selain ditangani Departemen Perhubungan, Pemerintah juga menyerahkan sebagian bandara untuk di kelola PT (Persero) Angkasa Pura. PT. (Persero) Angkasa Pura adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara di bawah Departemen Perhubungan yang bergerak di bidang pengelolaan dan pegusahaan bandar udara di Indonesia.