Categories
Bandar Udara

Airport Tax Bandara Soekarno Hatta Naik

Mulai tanggal 1 April 2016, Bandara Soekarno Hatta menaikkan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau yang lebih dikenal dengan Airport Tax atau Passenger Service Charge (PSC). Kenaikan tarif Passenger Service Charge (PSC) di tiga terminal Bandara Soekarno Hatta antara Rp 10.000 hingga Rp 20.000.

Airport Tax Bandara Soekarno Hatta Naik
Airport Tax Bandara Soekarno Hatta Naik

Kenaikan tarif Airport Tax sesuai dengan surat Menteri Perhubungan Nomor PR 303/1/15 PHB 2016 per 21 Januari 2016, Tentang Persetujuan tarif pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau yang lebih dikenal dengan Passenger Service Charge (PSC).

Berikut ini tarif Airport Tax terbaru di Bandara Soekarno Hatta :

  • Terminal 1 domestik dari Rp 40.000 menjadi Rp 50.000 (naik 24 persen).
  • Terminal 2 domestik dari Rp 40.000 menjadi Rp 60.000 (50 persen).
  • Terminal 3 domestik dari Rp 40.000 menjadi Rp 60.000.
  • Terminal 2 dan 3 Internasional tetap dalam tarif Rp 150.000

Penyesuaian tarif Passenger Service Charge (PSC) bertujuan untuk peningkatan pelayanan dan fasilitas yang ada di Bandara Soekarno Hatta. Sejumlah fasilitas yang bakal ditambah itu antara lain ruang tunggu yang semakin luas, toilet yang bersih, adanya penambahan petugas customer service, customer service mobile di setiap terminal, peningkatan fasilitas pengamanan yang tergolong canggih dan penambahan petugas keamanan, guna menjamin keamanan yang lebih baik lagi.

Categories
Bandar Udara

Angkasa Pura Akan Menerapkan PSC on Ticket

PT. Angkasa Pura I (Persero) atau sekarang dikenal dengan Angkasa Pura Airports sebagai pengelola bandara-bandara di Indonesia Timur akan menerapkan Passenger Service Charge (PSC) on ticket untuk pembelian per 1 Februari 2015 dan penggunaan 1 Maret 2015. Sebenarnya PT. Angkasa Pura I telah mempersiapkan implementasi Passenger Service Charge (PSC) on ticket bersama maskapai penerbangan sejak Desember 2014, sehingga bagi Angkasa Pura Airport sudah tidak masalah lagi.

Angkasa Pura Akan Menerapkan PSC on Ticket
Angkasa Pura Akan Menerapkan PSC on Ticket

Ketentuan Passenger Service Charge (PSC) on ticket merupakan tindaklanjut Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP 447 Tahun 2014 tentang Pembayaran PSC Disatukan Dengan Tiket Penumpang Pesawat Udara. Selain itu Penerapan Passenger Service Charge (PSC) on ticket juga sebagai upaya pengelola bandara dan maskapai penerbangan untuk meningkatkan kenyamanan para pengguna pesawat udara.

Seperti kita ketahui PT. Angkasa Pura I merupakan pengelola 13 bandara yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar, Sultan Aji M. Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Adisumarmo Solo, Adisutjipto Yogyakarta, Ahmad Yani Semarang, Syamsudin Noor Banjarmasin, El Tari Kupang, Bandara Internasional Lombok, Sam Ratulangi Manado, Pattimura Ambon dan Frans Kaisiepo Biak.

Dalam penerapan Passenger Service Charge (PSC) kepada penumpang pesawat berbeda pada tiap-tiap bandara. Hal tersebut tergantung kepada fasilitas dan kelengkapan layanan yang tersedia. Untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, PSC domestik dikenakan sebesar Rp 75.000,- dan internasional sebesar Rp 200.000,-. Untuk Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, PSC domestik dikenakan Rp 50.000,- per penumpang dan PSC internasional sebesar Rp 150.000,-.

Categories
Bandar Udara Maskapai Penerbangan

Masa Transisi Penyatuan Airport Tax ke Tiket Pesawat Garuda Indonesia

Maskapai Garuda Indonesia baru akan memberlakukan ketentuan passenger service charge (PSC) ke dalam tiket penerbangan mulai 4 Oktober 2012. Masa transisi akan berlangsung dari 1-3 Oktober 2012. Selama masa transisi tersebut, para penumpang masih harus membayar PSC di bandara seperti yang berlaku saat ini.

Masa Transisi Penyatuan Airport Tax ke Tiket Pesawat Garuda Indonesia
Masa Transisi Penyatuan Airport Tax ke Tiket Pesawat Garuda Indonesia

Penyatuan PSC atau yang lebih dikenal dengan airport tax dalam harga tiket penerbangan ini untuk memberikan kemudahan bagi para penumpang penerbangan. Dengan ketentuan tersebut, setiap penumpang Garuda nantinya tidak harus melakukan lagi pembayaran airport tax pada saat melakukan check-in di bandara. Penyatuan PSC ke tiket tersebut memberikan kemudahan dan lebih memberikan waktu bagi penumpang dalam melaksanakan penerbangan.

Kesepakatan penerapan PSC ke dalam tiket tersebut berlaku untuk penerbangan domestik. Pemberlakuan ketentuan PSC untuk penerbangan internasional masih belum dapat dilaksanakan, mengingat hal tersebut harus mengacu pada mekanisme IATA (Asosiasi Perusahaan Penerbangan Internasional) yang bersifat global, dan memerlukan waktu untuk penyiapan dan pelaksanaannya.

Saat ini, Garuda Indonesia, PT Angkasa Pura I, dan PT Angkasa Pura II secara intensif melaksanakan koordinasi dengan IATA dalam kaitan dengan penerapan PSC untuk penerbangan internasional tersebut.