Categories
Maskapai Penerbangan

Mulai Oktober Silk Air Tutup Rute Singapore Solo

Mulai tanggal 26 Oktober mendatang, Maskapai Penerbangan Silk Air akan menutup penerbangan rute Singapore – Solo. Selama ini Silk Air terbang rute Singapore Solo sebanyak dua kali dalam seminggu. Penerbangan Singapore Solo menggunakan pesawat Airbus A320.MAskapai Silk Air mempunyai rute penerbangan ke Singapore di Bandara Adisumarmo Solo, Adisutjipto Yogyakarta dan Ahmad Yani Semarang.

Mulai Oktober Silk Air Tutup Rute Singapore Solo
Mulai Oktober Silk Air Tutup Rute Singapore Solo

Penghentian penerbangan Silk Air rute Singapore Solo sebagai bagian dari peninjauan kembali jaringan dan kapasitas penerbangan Maskapai SIlk Air. Dengan demikian, rute Singapore Solo yang diterbangi setiap hari Kamis dan Sabtu ini tidak akan diterbangi lagi sejak akhir Oktober.

Sebagai konsekwensi penutupan Silk Air rute Singapore Solo, maskapai Silk Air menawarkan pengembalian tiket secara penuh bagi penumpang yang sudah terlanjur membeli tiket ataupun menawarkan pengalihan rute penerbangan ke kota lain. Untuk itu Silk Air menyatakan tidak akan mengenakan biaya penalti bagi penumpang.

Categories
Maskapai Penerbangan Pesawat Terbang

Citilink Pakai Airbus A320 untuk Mudik Lebaran

Sudah bukan rahasia umum bahwa diwaktu lebaran atau Hari Raya Idul Fitri banyak masyarakat pulang atau mudik ke daerah asal masing-masing. Karena dalam waktu yang bersamaan dan banyak orang bepergian maka transportasi di waktu lebaran sangat padat. Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik Lebaran 2013, banyak airlines mempersiapkan armadanya dengan baik.

Citilink Pakai Airbus A320 untuk Mudik Lebaran
Citilink Pakai Airbus A320 untuk Mudik Lebaran

Salah satu maskapai penerbangan low cost Citilink dalam mengantisipasi lonjakan penumpangdi musim lebaran tahun ini akan memberikan pelayanan terbaiknya dengan menggunakan pesawat Airbus A320. Dengan menggunakan pesawat Airbus A320, Citilink mampu mengangkut penumpang lebih banyak, yaitu 180 penumpang. Kapasitas angkutnya lebih banyak 23% dibandingkan dengan menggunakan Boeing 737.

Lebaran tahun ini, Citilink juga menambah frekuensi penerbangan untuk rute Jakarta-Surabaya (PP) dan Jakarta-Padang (PP). Untuk rute Jakarta-Surabaya, dari yang awalnya hanya 9 kali penerbangan per hari, kini bertambah jadi 13 kali sehari. Sedangkan Jakarta-Padang kini menjadi tiga kali sehari, dari sebelumnya hanya dua kali sehari.

Diharapkan dengan menggunakan pesawat Airbus A320 ini, Citilink akan memberikan nilai lebih bagi penumpang dan menjadi airline pilihan konsumen di Indonesia, terutama bagi mereka yang memilih menggunakan LCC. Citilink saat ini menggunakan 22 armada Airbus A320 terbaru. Armada ini digunakan untuk melayani 21 rute domestik, yang melayani 19 kota tujuan dengan 114 frekuensi penerbangan ke berbagai kota di wilayah Indonesia.

Categories
Maskapai Penerbangan

2015 AirAsia Indonesia akan Operasikan 34 Pesawat

Maskapai penerbangan berbiaya rendah, AirAsia Indonesia, berencana terus berekspansi dan akan mengoperasikan hingga sebanyak 34 pesawat Airbus pada 2015. Seri yang diincar adalah Airbus A320.

2015 AirAsia Indonesia akan Operasikan 34 Pesawat
2015 AirAsia Indonesia akan Operasikan 34 Pesawat

“Target jangka menengah kami adalah mengoperasikan hingga 34 pesawat pada akhir 2015,” kata Presiden Direktur PT AirAsia Indonesia, Dharmadi, dalam acara peresmian 100 Persen Airbus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.

Untuk itu, menurut Dharmadi, pihaknya juga akan melakukan sejumlah langkah seperti melaksanakan analisa pasar secara komprehensif serta melatih SDM yang handal dan memadai jumlahnya.

Pada saat ini, ujar dia, AirAsia Indonesia telah resmi mengoperasikan 17 unit pesawat yang seluruhnya Airbus A320 dan berencana untuk menambah empat unit lagi sehingga pada tahun 2012 akan terdapat 21 unit.

Saat ini, AirAsia Indonesia juga merupakan maskapai penerbangan dengan usia pesawat yang muda dengan rata-rata pesawat maskapai adalah sebesar tiga tahun. Usia pesawat yang tergolong secara signifikan dapat mengurangi konsumsi bahan bakar maskapai.

Mengenai jumlah penumpang, ia juga mengemukakan bahwa jumlah penumpang pada tahun 2005 adalah sebanyak 700 ribu orang, sedangkan jumlah penumpang yang diangkut AirAsia pada tahun 2012 mencapai sekitar 20 juta orang.

Dharmadi memaparkan, AirAsia Indonesia selama dua tahun berturut-turut sejak 2010 menjadi pemimpin pasar penerbangan internasional sehingga pihaknya juga berkomitmen untuk mempertahankan prestasi tersebut.

Jumlah persentase pasar internasional yang dikuasai pada tahun 2010 adalah 41,09 persen dan meningkat tipis pada tahun 2011 menjadi sebesar 41,58 persen. Strategi kami untuk AirAsia Indonesia adalah 75 persen untuk rute internasional dan 25 persen penumpang untuk rute domestik.