Bandara Adisumarmo dan Adisutjipto Belum Beroperasi

Memasuki hari kelima pasca meletusnya Gunung Kelud, Bandara Adisutjipto Yogyakarta dan Adisumarmo Solo, masih belum beroperasi. Petugas masih masih melakukan pembersihan baik di landasan pacu maupun terminal bandara. Meski tidak libur, kegiatan hari ini adalah bersih-bersih untuk mempersiapkan pembukaan kembali bandara yang direncnakan esok.

Bandara Adisumarmo rencananya memang hari ini pukul 07.00 WIB sudah bisa dioperasikan. Namun, karena masih dilakukan pembersihan, penutupan diperpanjang hingga Selasa besok pukul 06.00 WIB,

Penggantian Peralatan Navigasi Udara di Bandara Adisumarmo Solo

Bandara Adisumarmo Solo akan mengadakan penggantian Peralatan Navigasi Udara. Peralatan Navigasi Udara yang diganti adalah Doppler Very Omni Range (DVOR) dan Distance Measuring Equipment (DME). Penggantian DVOR dan DME tersebut bukan dikarenakan rusak, akan tetapi usia teknis kedua peralatan navigasi udara itu sudah lama sehingga perlu diganti dengan alat baru.

Doppler Very Omni Range (DVOR) dan Distance Measuring Equipment (DME) merupakan peralatan navigasi udara yang berfungsi untuk memandu pesawat saat hendak mendarat di bandara. Dua peralatan tersebut merupakan penghubung antara pesawat dengan perangkat Instrument Landing System (ILS).

Angkasa Pura Sebagai Pengelola Bandara

Pengelolaan bandara di Indonesia selain ditangani Departemen Perhubungan, Pemerintah juga menyerahkan sebagian bandara untuk di kelola PT (Persero) Angkasa Pura. PT. (Persero) Angkasa Pura adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara di bawah Departemen Perhubungan yang bergerak di bidang pengelolaan dan pegusahaan bandar udara di Indonesia.