Categories
Maskapai Penerbangan

Kompensasi Penunmpang atas Lion Air Delay

Beberapa hari kemarin dunia penerbangan Indonesia sempat digegerkan kasus keterlambatan Maskapai Penerbangan Lion Air. Hampir seluruh penerbangan Lion Air saat itu mengalami delay. Pada Minggu, penerbangan-penerbangan Lion Air mengalami keterlambatan antara satu hingga enam jam. Di hari kedua keterlambatan tercatat antara satu sampai tiga jam.

Kompensasi Penunmpang atas Lion Air Delay
Kompensasi Penunmpang atas Lion Air Delay

Atas terjadinya keterlambatan tersebut Lion Air memberi kompensasi hingga Rp 1 juta bagi penumpang yang mengalami keterlambatan sampai enam jam. Sesuai aturan pemerintah, maskapi penerbangan yang mengalami delay lebih dari tiga jam harus memberi kompensasi Rp 300 ribu, biaya akomodasi, serta makan dan minum.

Saat ini manajemen Lion Air belum merekapitulasi jumlah penumpang yang menerima pembayaran ganti rugi. Hampir ada 55 penerbangan maskapai yang “delay” dalam dua hari. Pada Minggu, 1 September ada 25 delay dan 20 penerbangan sehari setelahnya.

Categories
Info Penerbangan Maskapai Penerbangan

Akibat Sering Delay Lion Air Siap Jalani Hukuman

Kementerian Perhubungan akhirnya memberikan sanksi kepada Lion Air terkait dengan seringnya keterlambatan penerbangan (delay). Maskapai tersebut diminta mengistirahatkan 10-13 armada pesawatnya.

Maskapai penerbangan nasional Lion Air menyatakan bakal mulai menjalani hukuman dari Kementerian Perhubungan mulai 19 Juli 2011. Sebanyak 13 pesawat akan diistirahatkan untuk dijadikan cadangan di beberapa bandara. Hal ini disampaikan oleh Direktur Lion Air Edward Sirait kepada detikFinance, Sabtu (16/7/2011).

Hukuman Lion Air Delay
Hukuman Lion Air Delay

“Jadi mulai Selasa 19 Juli kita akan laksanakan itu. Sebenarnya itu (pesawat yang diistirahatkan) adalah untuk cadangan kita di beberapa bandara, sehingga kalau ada pesawat yang rusak maka kita sudah siap,” tuturnya.

Hukuman dari Kemenhub ini menurut Edward tidak akan membuat Lion Air menutup rute penerbangannya. Bahkan dengan hukuman ini, Lion Air siap meningkatkan pelayanannya. “Kita juga menambah waktu pesawat di darat atau ground time. Pokoknya kita bikin fleksibel. Bisa saja frekuensi penerbangan dikurangi. Tapi kita ingin mempertahankan jangan sampai harga turun,” jelas Edward.

Lion Air harus melakukan aksi perbaikan dalam upaya meningkatkan keselamatan dan ketepatan jadwal penerbangan. Pengurangan produksi ini berarti menambah waktu ground time pesawat yang diharapkan akan menciptakan keseimbangan (balance) antara crew dan jumlah pesawat, sehingga delay yang terjadi pada maskapai tersebut akan berkurang.

Herry mengakui kebijakan ini bisa jadi akan berdampak pada pengurangan rute yang dilayani Lion Air serta juga berdampak pada tarif, karena demand tetap tetapi supply berkurang.

Categories
Maskapai Penerbangan Pesawat Terbang

Akibat Delay, Lion Air Dapat Teguran

Maskapai penerbangan Lion Air mendapatkan teguran keras dari Kementerian Perhubungan terkait seringnya delay pesawat. Kebiasaan ini sudah tak bisa ditolerir dan merugikan waktu penumpang.

Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengatkan, gara-gara kasus delay ini, pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap Lion Air.

“Saya sudah bilang sama Pak Dirjen (Hubungan Udara), untuk memanggil mereka untuk dievaluasi karena memang kan sering delay, harus diberikan teguran, dan teguran sudah diberikan,” tutur Freddy saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2011).

Lion Air Delay
Lion Air Delay

Freddy mengatakan untuk sanksi, dirinya akan menunggu proses evaluasi yang dilakukan oleh Dirjen Hubungan Udara.

Seperti diberitakan sebelumnya, penumpang Lion Air GT 095 rute Pekanbaru-Jakarta mengamuk karena diterlantarkan oleh pihak maskapai berlambang singa itu. Pesawat yang seharusnya berangkat pada pukul 18.15 WIB kemarin delay hingga pukul 23.30 WIB.

Beberapa dari 200 penumpang hampir saja membajak sebuah pesawat Lion Air yang parkir di bandara Pekanbaru. Akhirnya, sekitar pukul 02.30 WIB dini hari tadi, mereka diterbangkan ke Jakarta.

Bahkan sebelumnya pada Minggu (5/6/2011) penumpang Lion Air Jakarta-Palu dibandara Seokarno Hatta, juga melakukan aksi menyanderaan pilot Lion Air. Para penumpang itu kesal karena pesawat yang seharusnya berangkat pukul 17.00 WIB, namun hingga pukul 22.00 WIB belum ada kepastian keberangkatan dari Lion Air.