Categories
Bandar Udara

Kenaikan Airport Tax di Bandara Kualanamu, Sultan Syarif Kasim II dan Raja Haji Fisabililah

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akhirnya merestui kenaikan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau passenger service charge (PSC) atau lebih dikenal dengan airport tax untuk penerbangan domestik dan internasional di tiga bandara yang dikelola PT. Angkasa Pura II. Ketiga bandara tersebut adalah Kualanamu-Medan, Sultan Syarif Kasim II-Pekanbaru, dan Raja Haji Fisabililah-Tanjung Pinang.

Kenaikan Airport Tax di Bandara Kualanamu, Sultan Syarif Kasim II dan Raja Haji Fisabililah
Kenaikan Airport Tax di Bandara Kualanamu, Sultan Syarif Kasim II dan Raja Haji Fisabililah

Kenaikan tarif Airport Tax ketiga bandara tersebut memang telah diajukan beberapa bulan yang lalu dan telah melalui beberapa kali pembahasan, termasuk mengundang stakeholder seperti Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Kenaikan tarif Airport Tax memang diatur dalam UU No. 1 Tahun 2009, pasal 224 tentang Penerbangan, yang membenarkan pihak pengelola bandara dapat dilakukan setiap dua tahun sekali dan untuk menaikan tarif tersebut ada ketentuan dan prosedurnya.

Berikut ini perubahan kenaikan Airport Tax di tiga bandara :

    • Bandara Kualanamu – Medan, untuk tarif domestik sebesar Rp 75.000,- dari sebelumnya Rp 35.000,-. Untuk rute internasional sebesar Rp 200.000,-  dari sebelumnya Rp 75.000,-.
    • Bandara Sultan Syarif Kasim II – Pekanbaru, untuk tarif domestik Rp 45.000,- dari sebelumnya Rp. 25.000,-  dan tarif internasional Rp 150.000,- dari sebelumnya  Rp 35.000,-.
  • Bandara Raja Haji Fisabililah untuk tarif domestik Rp 40.000,- dari sebelumnya Rp 25.000,- dan tarif internasional Rp 100.000,- dari sebelumnya  Rp 35.000,-.
Categories
Bandar Udara

Bandara Hasanuddin Terapkan Sistem Concourse Plan

Dalam rangka peningkatan pelayanan dan keamanan penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, PT.Angkasa Pura I berencana melakukan relayout terminal bandara dengan menerapkan sistem pemeriksaan dengan sistem Concourse Plan. Sistem Concourse Plan adalah pemeriksaan keamanan penumpang, karyawan yang memiliki izin masuk (PAS bandara) dan barang bawaan dilakukan di pintu masuk ruang tunggu secara terpusat.

Bandara Hasanuddin Terapkan Sistem Concourse Plan
Bandara Hasanuddin Terapkan Sistem Concourse Plan

Penerapan Sistem Concourse Plan tersebut akan dilaksanakan setelah dilakukannya verifikasi dan sertifikasi oleh Direktorat Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan pada awal April 2014 sebagai syarat untuk jaminan keamanan penerbangan.

Proses pemeriksaan keamanan Bandara Hasanuddin dilakukan di Lantai I terminal bandara. Sementara itu, pemeriksaan untuk penerbangan internasional masih harus dilakukan di lantai II. Hal ini mengacu kepada aturan internasional mengenai pemeriksaan barang pada kabin penumpang internasional yang menyangkut liquid, aerosol and gas items check.

Diharapkan penerapan Sistem Concourse Plan di Bandara Hasanuddin dapat meningkatkan kenyamanan pengguna bandara sehingga para penumpang tidak lagi memerlukan proses screening saat melakukan boarding masuk ke pesawat. Seluruh hal yang terkait dengan penerbangan harus mendapat pemeriksaan untuk mencegah terjadinya tindakan melawan hukum. Setiap penumpang pesawat udara, personil pesawat udara (crew), barang bawaan, kargo dan pos yang diangkut dengan pesawat dan karyawan yang memiliki PAS Bandara rang akan masuk ke daerah kemanan terbatas bandar udara wajib dilakukan pemeriksaan keamanan.

Categories
Bandar Udara

Bandara Selaparang Dibuka Kembali Untuk Sekolah Penerbang

Hari Senin tanggal 7 April 2014 PT. Angkasa Pura I selaku pengelola bandara mulai membuka kembali Bandara Selaparang, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Bandar Udara Selaparang Mataram telah ditutup sejak 1 Oktober 2011 karena pindah ke Bandara Internasional Lombok Praya. Sejak saat itu Bandara Selaparang yang mempunyai luas sekitar 68 hektare ditinggalkan tidak terawat.

Bandara Selaparang Dibuka Kembali Untuk Sekolah Penerbang
Bandara Selaparang Dibuka Kembali Untuk Sekolah Penerbang

Peresmian penggunaan kembali Bandara Selaparang dilakukan oleh Operation Director Angkasa Pura I Yushan Sayuti dan disaksikan oleh Walikota Mataram H. Ahyat Abduh dan General Manager Bandara Internasional Lombok (BIL) Pudjiono. Sebagai tanda dibukanya kembali Bandara Selaparan dilakukan penerbangan dan pendaratan pesawat latih yang dilakukan oleh pilot dari BIFA dan LIFT . Dibukanya kembali Bandara Selaparang merupakan bentuk tanggung jawab Angkasa Pura I dalam mengelola aset yang dimiliki untuk kemajuan kota Mataram dan provinsi Nusa Tenggara Barat.

Bandara Selaparang Mataram pada tahap awal akan dimanfaatkan untuk keperluan sekolah penerbangan. Ada dua sekolah penerbangan yang akan menjadikan bandara ini sebagai lokasi pendidikan, yaitu Bali International Flight Academy (BIFA) dan Lombok Institute Flight Technology (LIFT).

Diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, di Nusa Tenggara Barat akan banyak taruna/taruni penerbangan yang handal. Selain itu, hal ini juga akan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah melalui jasa perhotelan, kuliner, serta pariwisata. Dengan demikian investor pun dengan sendirinya akan berdatangan.

Categories
Bandar Udara

Lokasi Proyek Bandara Baru Yogyakarta Tidak Berubah

Permasalahan penetapan lokasi proyek Bandara Baru Yogyakarta di Kulonprogo telah mencapai titik temu antara Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) DI Yogyakarta dengan pihak PT. Angkasa Pura I. Lokasi Bandara Baru Kulonprogo tidak perlu mundur dan tidak perlu menerabas Sungai Bogowonto. Dengan demikian Proyek Bandara Baru Yogyakarta sesuai dengan Ijin Penetapan Lokasi (IPL) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan.

Lokas Proyek Bandara Baru Yogyakarta Tidak Berubah
Lokas Proyek Bandara Baru Yogyakarta Tidak Berubah

Seperti diberitakan Proyek Bandara Baru Kulonprogo Yogyakarta sempat ada kendala akibat belum ada kesepakatan antara PT. Angkasa Pura I selaku pengelola bandara dan PT Jogja Magasa Iron (JMI) selaku pemrakarsa proyek penambangan dan pengolahan pasir besi. PT Jogja Magasa Iron (JMI) sempat meminta Proyek Bandara Baru Kulonprogo diundur kebarat dan PT. Angkasa Pura tidak setuju karena jika diterapkan akan beresiko dengan keselamatan penerbangan.

Akhirnya Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama Muspida telah sepakat dengan pihak PT. Angkasa Pura I. PT Jogja Magasa Iron (JMI) selaku pemrakarsa proyek penambangan dan pengolahan pasir besi menyatakan siap memundurkan lokasi pabriknya. Selain itu, JMI juga menyiapkan inovasi baru yang memungkinkan pabriknya dibangun dalam area yang lebih kecil. Dengan demikian, cerobong asap dan partikel sisa aktivitas produksi dapat diminimalisir dan tidak akan mengganggu kegiatan operasional bandara.

Setelah dihitung, mundurnya lokasi pabrik JMI sudah memungkinkan terciptanya kawasan aman bagi operasional bandara. Panjang runway juga sudah mencapai target 3.600 meter. Dengan demikian, Angkasa Pura Airports tidak perlu memundurkan lokasinya hingga 500 meter ke barat. Pembangunan lampu-lampu navigasi yang harus menerabas Sungai Bogowonto juga tak perlu dilakukan.

Dengan hadirnya Bandara Baru yang direncanakan dibangun di daerah Temon, Kulonprogo, akan mengatasi permasalahan di bandara kebanggan masyarakat Yogyakarta ini. Pemilihan Temon sebagai lokasi bandara didasarkan pada beberapa pertimbangan, antara lain geometri dan ketersediaan lahan, topografi, lokasi yang jauh dari gunung berapi, dan minimalisasi relokasi penduduk. Bandara baru ini nantinya akan menggantikan Bandara Adisutjipto dan diharapkan dapat menjadi bandara utama untuk mendukung pengembangan turisme, perdagangan, investasi, dan membuka peluang tenaga kerja bagi Provinsi DI Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.

Categories
Bandar Udara

Bandara Embarkasi Dan Debarkasi Haji 2014/1435H

Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan 12 bandara Indonesia sebagai embarkasi dan debarkasi pada penyelenggaraan ibadah haji 1435H/2014M. Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 52 Tahun 2014 tentang Penetapan Embarkasi dan Debarkasi Haji Tahun 1435H/2014M.

Bandara Embarkasi Dan Debarkasi Haji 2014/1435H
Bandara Embarkasi Dan Debarkasi Haji 2014/1435H

Bandara embarkasi haji adalah bandara yang dipakai untuk memberangkatkan calon jamaah haji yang akan berangkat ibadah haji ke tanah suci Makkah Arab Saudi. Penerbangan pesawat haji biasanya dari bandara embarkasi menuju bandara Jeddah Arab Saudi. Sebaliknya Bandara Embarkasi Haji adalah bandara yang dipakai untuk kedatangan jamaah haji yang pulang dari ibadah haji.

Berikut ini 12 embarkasi dan debarkasi haji tahun 2014 atau 1435H:

  1. Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh (BTJ) untuk wilayah Provinsi Aceh.
  2. Bandara Kualanamu International Airport Medan (KNO) untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara.
  3. Bandara Hang nadim Batam (BTH) untuk wilayah Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan sebagian Jambi (Kab. Tanjung Jabung Barat, Kab. Tanjung Jabung Timur, Kota Jambi, Kab. Muaro Jambi, dan Kab. Batang Hari).
  4. Bandara Minangkabau International Airport Padang (PDG) untuk wilayah Provinsi Sumatera Barat, Bengkulu, dan sebagan Jambi (Kab. Merangin, Kerinci, Sorolangun, Bungo, dan Tebo).
  5. Bandar Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (PLM) untuk wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
  6. Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Lampung.
  7. Bandara Adisumarmo Solo (SOC) untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta.
  8. Bandara Juanda Surabaya (SUB) untuk wilayah Provinsi Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.
  9. Bandara Sepinggan Balikpapan (BPN) untuk wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara.
  10. Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin (BDJ) untuk wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
  11. Bandara Hasanuddin Makassar (UPG) untuk wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
  12. Bandara Internasional Lombok (LOP) untuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Categories
Bandar Udara

Mulai April Airport Tax Bandara Ngurah Rai, Bandara Juanda, Bandara Sepinggan, Bandara Sultan Hassanuddin, Bandara Lombok Naik

PT Angkasa Pura I telah menetapkan kenaikan tarif Pelayananan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Airport Tax untuk penerbangan dalam dan luar negeri di Bandara Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makasar, Bandara Sepinggan Balikpapan dan Bandara Lombok Praya. Kenaikan Airport tersebut berlaku efektif per 1 April 2014.

Mulai April Airport Tax Bandara Ngurah Rai, Bandara Juanda, Bandara Sepinggan, Bandara Sultan Hassanuddin, Bandara Lombok Naik
Mulai April Airport Tax Bandara Ngurah Rai, Bandara Juanda, Bandara Sepinggan, Bandara Sultan Hassanuddin, Bandara Lombok Naik

Penetapan tarif Pelayananan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Airport Tax berdasarkan pada Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan pasal 224 ayat (2), yang menyatakan bahwa besaran tarif jasa kebandarudaraan pada bandar udara yang diusahakan secara komersial ditetapkan oleh badan usaha bandar udara.

Berikut ini rincian kenaikkan Airport Tax di lima bandara :

  1. Bandara Ngurah Rai Denpasar, penerbangan domestik naik dari Rp 40.000,- menjadi Rp 75.000,- dan untuk penerbangan internasional dari Rp 150.000,- menjadi Rp 200.000,-. Khusus penyesuaian tarif Airport Tax dalam negeri di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali penyesuaian tarif PJP2U ini baru akan berlaku per 1 Agustus 2014.
  2. Bandara Juanda Surabaya penerbangan domestik dari Rp 40.000,- menjadi Rp 75.000,- dan untuk penerbangan internasional dari Rp 150.000,- menjadi Rp 200.000,-.
  3. Bandara Sepinggan Balikpapan penerbangan domestik dari Rp 40.000,- menjadi Rp 75.000,- dan untuk penerbangan internasional dari Rp 150.000,- menjadi Rp 200.000,-.
  4. Bandara Sultan Hasanuddin Makasar domestik dari Rp 40.000,- menjadi Rp 50.000,- dan untuk penerbangan internasional dari Rp 100.000,- menjadi Rp 150.000,-.
  5. Bandara Lombok Praya penerbangan domestik dari Rp 25.000,- menjadi Rp 45.000,- dan untuk penerbangan internasional dari Rp 100.000,- menjadi Rp 150.000,-.

Penyesuaian tarif Airport Tax ini dilakukan sebagai upaya PT. Angkasa Pura I dalam menjaga kualitas pelayanan kepada penumpang dan pengguna jasa bandara. Selain itu dengan besarnya investasi untuk pembangunan dan pengembangan bandara seperti terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Terminal 2 (T2) Bandara Juanda, terminal baru Bandara Sepinggan, dan lainnya yang bertujuan untuk memberikan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran bagi para pengguna jasa bandara.

Categories
Bandar Udara

Terminal Baru Bandara Sepinggan Balikpapan Beroperasi

Terminal baru Bandara Internasional Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur mulai digunakan pada Sabtu, 22 Maret 2014. Pengoperasian terminal tersebut ditandai Maskapai Lion Air JT763 rute Balikpapan-Jakarta sebagai maskapai pertama yang terbang melalui terminal baru pada pukul 06.00 WITA. Sedangkan Garuda Indonesia rute Jakarta-Balikpapan menjadi maskapai pertama yang akan tiba.

Terminal Baru Bandara Sepinggan Balikpapan Beroperasi
Terminal Baru Bandara Sepinggan Balikpapan Beroperasi

Terminal baru Bandara Internasional Sepinggan memiliki luas 110.000 m2 dan memiliki daya tampung 10 juta penumpang per tahun. Terminal yang dikerjakan selama 32 bulan sejak Agustus 2011 hingga Maret 2014 dan menelan investasi mencapai Rp 2 triliun.

Terminal baru Bandara Internasional Sepinggan ini memiliki konsep modern eco-airport, dengan memanfaatkan secara maksimal penerangan sinar matahari, pengaturan konsumsi energi, serta pemanfaatan konservasi air. Terdapat pula 11 unit garbarata, 74 check-in counters, dan 8 unit conveyor, serta gedung parkir empat lantai yang mampu menampung hingga 2.300 unit kendaraan.

Terminal Baru Bandara Sepinggan Balikpapan Beroperasi
Terminal Baru Bandara Sepinggan Balikpapan Beroperasi

Saat ini, Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan dipastikan menjadi bandara terbesar di kawasan timur Indonesia. Beroperasinya terminal baru Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan ini merupakan komitmen dari Angkasa Pura Airports untuk meningkatkan layanan kepada pengguna jasa bandara.

Categories
Bandar Udara

Swasta Belum Minat Kelola Bandara UPT

Penawaran pengelolaan 10 Bandara Unit Pelaksana Teknis (UPT) kepada swasta masih belum diminati hingga saat ini. Dari penawaran ini, hanya Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II yang berminat untuk mengelola bandara UPT tersebut. Sebenarnya investor swasta ada yang mau masuk, tapi persyaratannya harus sama dilakukan oleh BUMN.

Swasta Belum Minat Kelola Bandara UPT
Swasta Belum Minat Kelola Bandara UPT

Sebelumnya, Kepala pusat komunikasi publik Kementerian Perhubungan menginformasikan ada sekitar 10 bandara dipegang UPT kementerian perhubungan ditawarkan ke swasta. Penawaran pengelolaan bandara UPT dikarenakan pemerintah tidak memiliki anggaran yang cukup untuk mengelola bandara tersebut.

10 bandara yang ditawarkan antara lain Bandara Sentani (Jayapura), Bandara Mutiara (Palu), Bandara Juwata (Tarakan), Bandara Matahora (Wakatobi), Bandara Sultan Babullah (Ternate), Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya), Bandara Komodo (Labuan Bajo), Bandara Hanandjoedin (Tanjung Pandan), Bandara Fatmawati (Bengkulu), Bandara Radin Inten II (Lampung).

Menteri Perhubungan mengakui sebenarnya operator asing banyak yang berminat untuk mengelola 10 bandara UPT. Tetapi Kemenhub menegaskan pengelola swasta asing harus menerapkan sesuai standar operator BUMN. Kalau operator asing tidak boleh langsung, harus domestik dahulu, karena jangan sampai menguasai lebih dari 50 persen saham.