Currently Viewing

Maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines memiliki utang pembelian avtur atau bahan bakar pesawat sebesar lebih dari Rp 270 miliar pada Pertamina. Karena tak kunjung melakukan pembayaran, Pertamina memutuskan untuk menghentikan pasokan avtur. Akibatnya, Merpati terancam tidak dapat terbang.

“Penghentian pasokan ini adalah upaya kami supaya Merpati aware. Kami sudah memberi kesempatan kepada Merpati untuk membayar utangnya sejak tahun 2010. Kami bahkan menawarkan pembayaran secara bertahap supaya utangnya tidak terus menumpuk, tapi kami tidak melihat itikad baik dari Merpati,” tutur Vice Presiden Komunikasi Pertamina M Harun.  Dikatakan, pasokan avtur hanya dihentikan di Makassar dan Surabaya.

Ia menyatakan, Pertamina tidak ingin inefisiensi di Merpati berimbas pada Pertamina. “Mereka kan juga punya pendapatan dan untung dari penjualan tiket. Jadi, sebenarnya bisa lakukan pencicilan asal ada itikad baik. Jangan inefisiensi di Merpati ditransfer ke Pertamina. Kami juga punya target-target yang harus dipenuhi,” kata dia.

Akibat dihentikannya pasokan Avtur tersebut, penerbangan maskapai Merpati Nusantara Airlines terancam lumpuh total. Juru bicara Merpati, Sukandi, mengakui pasokan BBM ke Merpati dihentikan sejak pukul 24.00 waktu setempat di sejumlah pos layanan BBM Pertamina untuk aviasi, yaitu di Bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng), Bandara Juanda (Surabaya), dan Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar).





Copyright © 2011 BandaraOnline.com. All rights reserved. Design by Bandara Online. Powered by : Wordpress
Contact | Sitemap | Privacy